Kunjungan Puteri Indonesia ke Bumi Benuanta

Senin, 28 Februari 2022

Beberapa hari yang lalu, Astid Nicolien Poluan ( Puteri Indonesia Kaltara 2022 ) mengunjungi bumi benuanta. Kedatangan Astrid ke Kalimantan Utara adalah untuk bersilahturahmi sekaligus memohon doa dan dukungan bagi seluruh sobat wisata agar Astrid bisa mengharumkan nama Kalimantan Utara khususnya bidang pariwisata di Jakarta pada bulan Mei mendatang.

Astrid di jemput oleh tim Dinas Pariwisata Kaltara di bandara Tanjung Harapan dan langsung menemui Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara. Kedatangan Astrid disambut hangat dan beliau berpesan agar mempersiapkan semuanya dengan maksimal. Selain meminta doa dan dukungan untuk sobat wisata Kaltara, Astrid juga berkesempatan untuk mengenal lebih dalam lagi provinsi termuda yang ada di Indonesia ini. Karena waktu yang sangat terbatas membuat perjalanan Astrid di bumi Benuanta pun hanya sebentar saja.

Perjalanan pertama Astrid didampingi oleh tim Dispar Kaltara menuju kota Tarakan, disana Astrid mengambil foto dan video di obyek wisata unggulan yang ada di Tarakan antara lain Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekatan, Balai Adat Tarakan dan Museum Perang Dunia Tarakan. Tak hanya itu, Astrid pun menjadi tamu kehormatan pada acara " Showcase Produk UMKM & Fashion Show " yang di gelar di Gedung Wanita Kota Tarakan. Dalam acara tersebut Astrid berkesempatan untuk membuat batik sendiri dengan alat yang telah disediakan. 

Setelah dari Tarakan, Astrid dan tim Dispar Kaltara bergerak ke arah Kabupaten Malinau. Perjalanan Astrid dan tim Dispar Kaltara pertama mengunjungi Showroom Dekranasda Malinau, disana Astrid melihat produk-produk lokal yang dibuat oleh masyarakat Malinau antara lain kain batik dan anyaman tas dengan kultur lokal. Malam harinya Astrid dan tim menjadi tamu kehormatan pada acara Festival Lundayeh yang digelar oleh masyarakat suku dayak Lundayeh di Lapangan Padan Liu' Burung Malinau, dalam acara itu selain mengenalkan dirinya, Astrid meberikan motivasi kepada anak-anak mjuda agar terus melestarikan kebudayaan lokal agar selalu dikenal baik dikancah nasional maupun internasional.

Keesokan harinya agenda perjalanan Astrid yaitu mengunjungi desa wisata yang ada di Malinau yaitu Desa Setulang dan Pulang Sapi.Di desa wisata Setulang Astrid disambut oleh tarian-tarian anak desa setempat, karena kekaguman Astrid akan budaya lokal membuat Astrid ikut larut dalam tarian tersebut. Di desa Setulang Astrid juga memberikan sosialisasi terkait dampak sampah pada lingkungan sekitar yang mana sosialisasi ini merupakan misi utama dari program Astrid pada ajang Puteri Indonesia 2022 di Jakarta nanti. Bergerak ke Desa Pulau Sapi, Astrid berkesempatan untuk mencoba langsung proses pembuatan batik tulis yang ada dirumah Ibu Berti. Astrid menghabiskan waktu di Malinau selama 3 hari sebelum akhirnya Astrid dan tim pulang kembali ke Tanjung Selor.


Simpan sebagai :

Download lampiran :

Berita terkait :