Dinas Pariwisata Kaltara Rangkul Duta dan Pramuwisata 5 Kabupaten/Kota

Sabtu, 7 September 2019

KBRN, Tanjung Selor: Bimtek Pemandu Wisata (Tour Guide) yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara mendapat respon positif dari duta wisata dan pramuwisata maupun stakeholder lainnya yang mengikuti bimtek tersebut di Hotel Kaltara Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yang mulai dibuka pada Senin (25/9/17) dan akan ditutup pada Kamis (28/9/17).

Duta Wisata Kabupaten Bulungan Cenna Patiyosi mengatakan, penyelenggaraan bimtek tour guide sangat penting sebagai ajang untuk mempromosikan objek-objek wisata yang ada di Kalimantan Utara.

 "dan sebagai pramuwisata itu memang harus lebih kreatif dan luas pengetahuannya tentang objek-objek wisata yang ada di Kalimantan Utara agar mampu menarik wisatawan yang ada diluar untuk datang berkunjung kesini" ujar Cenna yang telah terpilih sebagai duta wisata Kabupaten Bulungan sejak tahun 2011 lalu, saat ditemui RRI pada Selasa (26/9/17)

Ia menjelaskan, selama kegiatan berlangsung cukup banyak materi yang telah ia dapatkan dan nantinya bisa langsung diterapkan di lapangan, seperti cara berkomunikasi yang baik dengan para wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Ditambahkannya, duta wisata berperan mendampingi dan memberikan informasi secara lengkap terkait objek wisata yang ada di Kabupaten Bulungan maupun seluruh objek wisata yang ada di Provinsi Kalimantan Utara kepada wisatawan yang ingin berkunjung ke kaltara.

Untuk menunjang kelancaran kinerja duta wisata,  "saya berharap agar dinas pariwisata Provinsi Kaltara, bisa merangkul duta wisata dan pramuwisata lainnya yang ada di kabupaten kota Se kaltara agar bergerak bersama untuk membangun Kalimantan utara" harap gadis cantik berusia 25 tahun ini.

Hal senada juga diutarakan Duta Wisata Kabupaten Tanah Tidung (KTT) Sitty Nurmasitah kepada RRI, banyak objek wisata yang menarik untuk dikunjungi di Kalimantan Utara, khususnya di KTT terdapat objek wisata alam Gunung Rian yang cukup menawan memiliki 7 tingkat dengan ketinggian 90 meter dari permukaan air laut. Gunung Rian ini terletak di desa Safari Rian yang dikelilingi hamparan  hutan lindung yang sangat luas,  setiap tahunnya ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

"Oleh karena itu melalui kegiatan ini, berbagai strategi untuk menarik wisatawan berkunjung telah dipaparkan oleh Nara sumber, dan nantinya akan kita terapakn di KTT" ujar gadis 21 tahun yang akrab disapa Chika.

Sementara itu, Alumni Duta Wisata Kota Tarakan tahun 2013 Nurjum Rahib mengatakan, dirinya siap mempromosikan seluas - luasnya objek wisata yang ada di Kota Tarakan seperti Pantai Amal, Hutan Mangrove, dan wisata sejarah Makam Perabuan Jepang.

"Saya berharap semoga objek wisata yang ada di kaltara ini bisa berkembang lagi, kalau bisa kaltara dapat sejajar dengan objek wisata alam yang ada di Bali" optimis alumni duta wisata tarakan ini.

Sementara itu, Koordinator objek wisata Desa Wisata Setulang, kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kabupaten Malinau  Basmairan, antusias mengikuti bimtek pemandu wisata yang tentunya semakin meningkatkan profesionalisme kerja sebagai pramuwisata.

"Kegiatan seperti ini membantu kami untuk mempromosikan objek wisata desa setulang, karena di desa kami sudah mulai berdatangan wisatawan mancanegara untuk menikmati panorama wisata alam, karena mempunyai hutan yang luasnya 5300 hektar, jadi didalam hutan itu masih asli dan alami. Tidak kalah menarik juga wisata budayanya yang masih sangat kental, seperti kesenian,  kerajinan tangan, anyam-anyaman, kemudian bercocok tanam ala tradisional terus dilestarikan" terang Basmairan.

Disisi lain, staf dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten, Aiyub mendukung penuh kegiatan tersebut dalam rangka pengembangan wisata di Nunukan.

"Selain pengembangan sarana wisata, juga dibutuhkan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kepariwisataan yang mampu menyulap tempat - tempat wisata sedemikian rupa" ujarnya.

Aiyub menilai  Kabupaten Nunukan memiliki destinasi wisata yang cukup baik, seperti pantai batulamampu, air terjun Binusan, ai terjun seimanggaris, wisata budaya Krayan, objek wisata arung jeram di Lumbis Ogong, dan objek wisata unggulan patok perbatasan tugu Garuda perkasa di Pulau Sebatik. 

"Nunukan memiliki peluang untuk dikunjungi wisatawan asing karena letaknya yang strategis berbatasan langsung laut dan darat dengan negara tetangga Malaysia" tutupnya (MW/AA)


Simpan sebagai :

Berita terkait :